Skip to main content

Sejarah Singkat Desa Sidatapa



Desa Sidetapa adalah Desa Tua / Desa Bali Aga, diperkirakan Desa Sidetapa mulai didirikan pada tahun 785, dengan penduduk pendatang dari : Sekitar Daerah Batur dari Daerah Dauh Toro Ireng dan Daerah Jawa pengikut Rsi Markandea,
Adapun pendududk Desa Sidetapa pada waktu itu terdiri dari 3 kelompok :
1. Kelompok yang menamakan dirinya warga Pasek yang mendiami wilayah Leked
2. Kelompok yang menamakan dirinya warga Patih yang mendiami wilayah Desa Kunyit.
3. Kelompok yang menamakan dirinya warga Batur yang mendiami wilayah Sekarung dan semuanya ada di wilayah Desa Sidetapa, yang mana Desa Sidetapa dulunya bernama Desa Gunung Sari Munggah Tapa.
Mengenai sejarah terjadinya Desa Sidetapa sampai saat ini belum adanya prasasti yang menunjukan dengan jelas dan hanya dapat diketahui melalui penuturan tetua Desa Sidetapa.
namun dapat disimpulkan bahwa Desa Sidetapa merupakan Desa Bali Aga (bali=bali, aga=gunung)yaitu orang bali yang ada di gunung,,entah mereka itu bali asli,, ataupun bali majapahit,,ini di buktikan banyak di temukan sanggah-sanggah dadia seperti,arya kebon tubuh ,arye kenceng,pasek gel-gel,arya kutowaringin,dsbnya,,,dan yang masih merupakan peninggalan sangat kuno adalah rumah traditional yang menunjukkan mereka itu bali asli,,disini dapat di tarik kesimpulan sementara bahwa telah terjadi asimilasi budaya di desa ini,,,untuk melengkapi tulisan ini kami sangat memerlukan masukan dari berbagai pihak,dan mengajak kaum sejarawan untuk melakukan penelitian budaya disini

Comments

Popular posts from this blog

Pembuatan Gula aren di Desa Sidatapa

berwisata ke desa sidatapa,, disamping kita bisa menengok rumah traditisional,kita juga bisa mengunjungi,tempat pembuatan gula aren yang di kerjakan secara traditional,,suasana disini sangat kental dengan nuansa pegunungan yang penuh di tumbuhi dengan pohon aren, mereka memamfaatka pohon aren sebagai gula, disamping itu juga terkadang mereka hanya menjual tuaknya kepada masyarakat sekeliling pada saat harga gula aren murah,

Pelestarian Budaya sebagai Aset Pariwisata Buleleng

Bale Gajah Tumpang Salu       Desa sidatapa merupakan salah satu desa tua yang  ada di kecamatan banjar, memiliki berbagai potensi yang akan di kembangkan sebagai obyek wisata, nuansa pedesaan yang masih kental serta di dukung dengan adanya pemandangan yang sangat indah dan budaya yang masih kental disini. Salah satu potensi budaya yang masih di lestarikan di desa ini adalah peninggalan rumah adat         Rumah adat desa di sidatapa di kenal dengan nama Bale gajah tumpang salu yang memiliki, arti sebagai berikut bale berarti rumah, gajah berarti simbul ilmu pengetahuan, tumpang sama dengan tingkat, dan salu artinya tiga,, secara keseluruhan berarti rumah yg menyimpan berbagai ilmu pengetahuan yang bertingkat tiga,tingkat yang di maksud bukan rumah bertingkat tetapi rumah tersebut memiliki tiga ruangan yakni. Nista mandala:  ruangan ini khusus untuk menerima tamu atau bisa juga melakukan kegiatan sehari hari yaitu ...

Pelestarian Rumah Traditional untuk aset Pariwisata

Desa sidatapa merupakan salah satu desa tua yang ada di kabupaten buleleng, terletak di kecamatan banjar, selain desa sidatapa juga ada 5 desa tua di kecamatan ini, desa-desatua ini sangat di kenal dengan sebutan SCTP.B!potensi budaya desa sidatapa yang masih bertahan saat ini adalah Rumah tradisional. Rumah traditional desa adat sidatapadisebut dengan bale gajah tumpang salu yang mempunyai makana:rumah besar yg bertingkat tiga yang menyimpan ilmu pengetahuan

Sidatapa Master Plan


Lihat Desa Traditional Sidatapa di peta yang lebih besar