Skip to main content

Profil Desa Sidatapa

Buleleng merupakan suatu daerah yang sangat kaya akan potensi alam,baik potensi pertanian, kelautan,,maupun potensi budaya,,tetapi belum terkelola secara maksimal
misalnya saja potensi alam,, banyak di ketemukan air terjun di daerah buleleng,,yg baru terkenal hanya air terjun gitgit dan munduk,,, apa lagi dibidang budaya,, kita memiliki kurang lebih 9 bali aga di buleleng,, sampai saat ini satupun belum menjadi tempat tujuan wisata,,
Desa Sidatapa merupakan salah satu bagian dari sembilan Bali aga tersebut,,desa ini terletak kurang lebih 600meter dari atas permukaan air laut,,mengingat jarak sangat dekat dengan obyek wisata seperti:budish temple,air panas banjar,pantai lovina,sehingga sangat mendukung untuk di kembangkan sebagai kawasan obyek wisata yang berbasiskan budaya dan alam

Luas wilayayah desa sidatapa:965,43 Ha, yang mempunyai batas wilayah:

a.sebelah Utara : Desa Tampekan

b.Sebelah Timur : Br. Dinas Corot Desa Cempaga

c.Sebelah Seletan : Desa Cempaga

d.Sebelah Barat : Br. Dinas Pegentengan Desa Banjar


Desa Sidetapa terdiri dari 3 (Tiga ) Dusun yaitu :

a. Banjar Dinas Dajan Pura

b. Banjar Dinas Delod Pura

c. Banjar Dinas Lakah

Jumlah Penduduk : 5.360 Jiwa

a.Laki-laki : 2.613 Jiwa
b.Perempuan : 2.747 Jiwa

Mata pencaharian masyarakat hampir 75% Bermata pencaharian sebagai petani, 15%

Dagang dan pengerajin,wiraswasta,5%pegawainegeri sipi, TNI POLRI,

Comments

Popular posts from this blog

Pembuatan Gula aren di Desa Sidatapa

berwisata ke desa sidatapa,, disamping kita bisa menengok rumah traditisional,kita juga bisa mengunjungi,tempat pembuatan gula aren yang di kerjakan secara traditional,,suasana disini sangat kental dengan nuansa pegunungan yang penuh di tumbuhi dengan pohon aren, mereka memamfaatka pohon aren sebagai gula, disamping itu juga terkadang mereka hanya menjual tuaknya kepada masyarakat sekeliling pada saat harga gula aren murah,

Pelestarian Budaya sebagai Aset Pariwisata Buleleng

Bale Gajah Tumpang Salu       Desa sidatapa merupakan salah satu desa tua yang  ada di kecamatan banjar, memiliki berbagai potensi yang akan di kembangkan sebagai obyek wisata, nuansa pedesaan yang masih kental serta di dukung dengan adanya pemandangan yang sangat indah dan budaya yang masih kental disini. Salah satu potensi budaya yang masih di lestarikan di desa ini adalah peninggalan rumah adat         Rumah adat desa di sidatapa di kenal dengan nama Bale gajah tumpang salu yang memiliki, arti sebagai berikut bale berarti rumah, gajah berarti simbul ilmu pengetahuan, tumpang sama dengan tingkat, dan salu artinya tiga,, secara keseluruhan berarti rumah yg menyimpan berbagai ilmu pengetahuan yang bertingkat tiga,tingkat yang di maksud bukan rumah bertingkat tetapi rumah tersebut memiliki tiga ruangan yakni. Nista mandala:  ruangan ini khusus untuk menerima tamu atau bisa juga melakukan kegiatan sehari hari yaitu ...

Hutan Langkeng di Persiapkan Untuk menjadi monkey Forestnya Bali Aga

Kawasan Hutan Tukad Langkeng merupakan Tempat Pelestarian Satwa di Bali Aga SCTPB Hutan tukad langkeng terletak di daerah cempaga kecamatan banjar, dan masih berada di kawasan wisata terpadu SCTPB, jaraknya cukup dekat dari pusat lovina, sekitar 15menit dari lovina, hutan ini sudah menjadi tempat pelestarian satwa sejak 2 tahun lalu, dan akan terus di lestarikan untuk di persiapkan menjadi obyek wisata, sekarang sudah tampak hasil dari pelestarian satwa di daerah tukad langkeng, di sekitar daerah ini sekarang kera kera yang ada sudah mulai bermunculan ke luar hutan, mereka bercanda menihmati suasana hutan yang masih lestari.    Di samping hutan yang lebat dari sini juga kelihatan pemandangan laut yang begitu indah, serta sunsetnya yang sangat memukau, layaknya pemandangan yang sangat menankjubkan,  Berkunjunglah ke kawasan ini, anda akan menihmati pemandangan yang spectakuler.

Sidatapa Master Plan


Lihat Desa Traditional Sidatapa di peta yang lebih besar